100 Inkubator Bisnis Lewat Pemberdayaan BLK Komunitas

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah/Istimewa
Saat ini Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi berbasis komunitas dan perluasan kesempatan kerja dengan menjadikan BLK Komunitas menjadi Inkubator Wirausaha.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan dapat menciptakan sebanyak 100 pelaku inkubator bisnis melalui pemberdayaan pada program Balai Latihan Kerja Komunitas pada Tahun 2022. Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah mengatakan, dalam perkembangannya Kemnaker terus mengembangkan peran BLK Komunitas untuk mengakselerasi peningkatan kompetensi SDM Indonesia. 

"Untuk itu, selain menjadi lembaga pelatihan, saat ini Kemnaker juga mendorong BLK Komunitas sebagai pelaku inkubator bisnis mandiri," kata dia, dikutip Rabu (14/9/2022). 

Ia menjelaskan, saat ini Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi berbasis komunitas dan perluasan kesempatan kerja dengan menjadikan BLK Komunitas menjadi Inkubator Wirausaha. "Topik kolaborasi inilah yang saya harap bisa menjadi salah satu pembahasan utama dalam Rakornas kali ini, Inovasi ini merupakan salah satu bentuk jalan untuk membangun kemandirian BLK Komunitas. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan ini juga selaras dengan langkah strategis, transformatif dan inovatif," ungkap dia. 

Lebih lanjut, Ida menekankan pentingnya untuk berkolaborasi lintas unit internal yang ada di Kemnaker. Hal ini untuk memasifikasi penciptaan wirausaha baru melalui program hasil kolaborasi yang sejalan dan dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.  "Untuk target tahun depan tentu saya berharap berkali lipat dari apa yang telah di targetkan tahun ini, saya juga menitipkan pesan agar kolaborasi jangan hanya pada lintas internal melainkan dapat berkolaborasi lintas kementerian dan lembaga maupun pada sektor perbankan juga," imbuh dia. 

Sementara itu Dirjen Binalavotas Budi Hartawan menuturkan, pada tahun 2022 telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama Pembangunan BLK Komunitas kepada 850 lembaga. Dengan penambahan BLK Komunitas setiap tahunnya, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Ditjen Binalavotas akan menambah target output pelatihan vokasi sebanyak 232.000 peserta pelatihan. 

"Hal itu diiringi dengan peningkatan mutu dan kualitas Balai Latihan Kerja Komunitas agar lebih kredibel dan mandiri," tandas dia.

Editor: Admin

Berita SebelumnyaPernah Dikunjungi Charlie Chaplin, Situ Bagendit Menuju…
Berita SelanjutnyaLetkol Inf Hamzah Beri Bonus Juara Cibatu…