Disuguhi Kopi Cibatu, Wamentan Harvick Bilang Enak

Owner Pawon Kopi Salarea Dadan M Ramdan (kiri) saat berbincang dengan Wamentan Harvick Hasnul Qolbi
Dalam sesi diskusi, Harvick mendorong komoditas pertanian di Garut agar berorientasi ekspor, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi mengadakan kunjungan kerja di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Rabu (21/9/2022). Dalam kunjungan tersebut, Wamentan menyerahkan bantuan alat pertanian secara simbolis, sekaligus berkesempatan berdialog dengan kelompok tani, termasuk petani kopi Cibatu. 

Hadir dalam agenda ini, Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut Letkol Czi Dhanisworo, Camat Cibatu Hardiman Tanjung, para kepala desa se-Cibatu, kelompok tani, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sesi diskusi, Harvick mendorong komoditas pertanian di Garut agar berorientasi ekspor, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani. “Garut ini selain menjadi sentra jagung dan hortikultura, potensi kopi Garut juga luar biasa. Ini harus kita dorong agar bisa berorientasi ekspor,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Harvick juga menyambangi beberapa UKM yang memajang produk unggulan dari Cibatu dan Garut, dari mulai kuliner talas (talas lompong) produk sorgum, sayuran, jeruk mipis, aneka keripik kentang, hingga produk kopi. Saat mengunjungi stand kopi, Wamentan menyeruput seduhan kopi biji kuning yang memang khas dari Garut. Kopi jenis ini juga dikembangkan petani kopi di Cibatu.

"Ini kopi biji kuning, kopi jenis arabika. Dan ini bibit kopi biji kuning (yellow cattura)," sebut Dadan M Ramdan, pendamping kelompok tani kopi Cibatu, yang juga Owner Pawon Kopi Salarea. "Ini pasti kopi arabika ya, rasanya agak asam, tapi kopi Cibatu ini enak," aku Harvick, yang memang seorang penikmat kopi.

Tak hanya Wamentan, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo juga ikut mencicipi kopi Cibatu, bersama beberapa tamu undangan lainnya. "Saya juga sudah siapkan oleh oleh kopi Cibatu buat Pak Wamentan," ungkap Dadan. "Ah, jangan oleh-oleh ya, saya beli aja," sahut Harvick tersenyum sambil melirik ajudannya.  

Kepada mantan Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dadan menjelaskan, seputar brand kopi Cibatu yang juga mendapat dukungan dari program kemitraan dari PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrinndo).

Di samping itu, Dadan juga berbincang singkat terkait rencana pengembangan kopi di Cibatu, yang saat ini tengah fokus dalam perluasan area tanam kopi jenis biji kuning. "Kami berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian memberikan dukungan bagi peningkatan kualitas dan produksi kopi di Garut, khsusnya di Cibatu," harapnya. 

"Kalau untuk kopi kami siap suport, nanti bisa ikut di bazaar atau pameran-pameran yang diadakan Kementan. Pemerintah memang berkomitmen untuk mengembangkan komoditas pangan, termasuk kopi sebagai bagian dari membangun ketahanan pangan, dan dari pangan ini bisa terwijud kedaulatan pangan," tegas dia.

Editor: Admin

Berita Sebelumnya100 Inkubator Bisnis Lewat Pemberdayaan BLK Komunitas
Berita SelanjutnyaPeringati Hari Gizi Nasional, Rumah Tangguh Stunting…