Letkol Inf Hamzah Beri Bonus Juara Cibatu Fun Brewing Competition 2024

Letkol Inf Hamzah/Istimewa
Letkol Inf Hamzah didapuk menyerahkan hadiah kepada barista terbaik di Cibatu Fun Brewing Competition 2024 yang digelar di Taman Kuliner Cibatu pada 10 Maret 2024.

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto memberikan apresiasi kepada Deden Pajri PR, barista asal Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, setelah berhasil menyabet juara pertama dalam ajang Cibatu Fun Brewing Competition 2024 yang digelar Yayasan Kelompok Kerja Salarea (Salarea Foundation) dan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) untuk memperingati Hari Kopi Nasional 11 Maret. 

"Sesuai janji saya ketika penyerahan hadiah, hari ini ada bonus buat Deden yang merupakan warganya di Majalaya, Kabupaten Bandung," jelas Letkol Inf Hamzah yang juga Pembina Keluarga Alumni 97 SMAN 3 Cibatu di Markas Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Kamis (14/3/2024).

Sebelumnya, Letkol Inf Hamzah didapuk menyerahkan hadiah kepada barista terbaik di Cibatu Fun Brewing Competition 2024 yang digelar di Taman Kuliner Cibatu pada 10 Maret 2024. "Luar biasa ini kegiatannya. Kebetulan saya pulang kampung ke Cibatu, dapat undangan ternyata juaranya dari Majalaya. Ini warga saya, nanti menghadap ke Kodim ada bonus, ya," janjinya.

Adapun juara kedua diraih Rekanita Inayatul Kamila, pelajar santri dari Kampung Jabal, Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Garut. Sementara Rassya Nailah barista kembar asal Garut Kota berhak atas juara ketiga.

Deden mengaku senang mendapat perhatian khusus dari Dandim 0624/Kabupaten Bandung, karena tidak menyangka sama sekali sebelumnya. "Saya senang bisa ikuit berprastisipasi dalam kompetisi kopi yang digelar Komunitas Kopi Salarea di Cibatu. Apalagi tak menyangka dapat perhatian khusus dari pak Dandim Kabupaten Bandung," tuturnya.

Deden juga tak luput menghaturkan terimakasih kepada segenap panitia dan juri, serta para sponsor yang telah menyelenggarakan Cibatu Fun Brewing Competition 2024. "Terima kasih banyak semua rekan-rekan khususnya Komunitas Kopi Salarea, Cibatu, Garut yang telah melaksanakan kegiatan silaturahmi lewat kopi," tuturnya.  "Semoga ke depannya bisa lebih luar biasa lagi, pokona mah cing sarehat, bagja tur selalu ceria," sambung Deden.  

Ketua Yayasan Kelompok Kerja Salarea (Salarea Foundation) Dadan M Ramdan mengapresiasi bentuk perhatian dari Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto kepada penyelenggaraan Cibatu Fun Brewing Competition 2024. "Selain berkenan hadir dan menyerahkan piala, juga memberikan bonus khusus bagi juara pertama," sebut Owner Pawon Kopi Salarea ini.

Menurut Dadan, memberikan apresiasi kepada siapa saja yang bisa mencetak prestasi di bidang apapun dari seorang pimpinan tentu punya dampak positif yang besar. Selain memotivasi yang bersangkutan untuk terus berprestasi, juga menjadi budaya baik untuk mendorong pihak-pihak yang punya potensi di bidang apapun untuk melahirkan prestasi yang membanggakan. 

Sejatinya, kompetisi yang dilaksanakan dari pagi hingga malam tersebut menyajikan persaingan yang sangat ketat dan menarik. Pasalnya, Cibatu Fun Brewing Competition 2024 menjadi ajang kompetisi bagi para pecinta kopi di Garut untuk menguji keahlian dan kompetensi mengolah dan meracik kopi.

Ada enam juri dan lima diantaranya dari luar Cibatu, yakni Yogie Susanto (Owner Kopi Tuin Garut), Nunu Nugraha (Head Bar &  Roaster D'yons Coffee & Eatery), Irham Nursaban (Owner-Head Bar Kopi Tiluwan), Rizal (Connet Coffee Roasters), serta Sastro Tedjo. 

"Adanya Cibatu Fun Brewing Competition 2024 sangat baik secara teknis dan non teknis. Peserta yang ikut bertanding sangat kompetitif," kata Sastro Tedjo, salah satu juri yang merupakan roaster di Kedai Seruyuk sekaligus berpengalaman sebagai barista di beberapa kedai dan coffeeshop di Jawa dan Bali. 

Tak ayal, para juri sempat kebingungan dalam mencari siapa yang akan menjadi pemenang pada setiap babaknya, lantaran peserta mampu menunjukan kemampuannya secara optimal. Alhasil, seduhan yang dihasilkan hampir mirip. 

"Hal ini membuat juri harus lebih hati-hati dalam menentukan siapa yang akan maju di babak selanjutnya," aku Sastro yang juga berprofesi sebagai comodity spesialist di non goverment organization (NGO) pada sebuah kementerian di Jakarta.

Hal senada diutarakan juri lainnya, Yogie Susanto, Owner Kopi Tuin Garut. "Sangat puas dan bangga sama anak-anak Cibatu. Selama ini saya tidak begitu mengetahui siapa komunitas kopi di Cibatu. Soalnya, belum pernah denger ada kompetisi. Tapi sekali gelar kompetisi, kerenlah," sebut dia 

Yogie melihat ada potensi di Cibatu dalam pengembangan sumberdaya manusia (SDM) perkopian dari sisi hilir. Makanya, "Kami menunggu kolaborasi selanjutnya dengan Pawon Kopi Salarea. Nanti, setelah Lebaran ada lomba kopi di Garut, anak-anak Cibatu kudu unjuk kebolehan."

Editor: Admin

Berita SebelumnyaMengejutkan, Barista Santri Sabet Juara Dua Cibatu…